MERAMALMU

Hai, bolehkah aku meramalmu?

Aku ramal, kamu sudah jatuh cinta lagi

Tepat setelah langkah kakimu pergi meninggalkanku dibunuh sepi

Aku ramal, sekarang tawamu begitu tulus

Jauh berbeda waktu ketika denganku tawamu adalah tipu

Aku ramal, kamu sekarang sudah sangat Bahagia

Dan aku masih saja gagal melupakan kita.

Kita yang yang pernah ada di masa lalu

Kita yang pernah ada di dalam ingatanmu

Kita yang pernah dan hampir lalu usai di tengah perjalanan.

Sekarang, Aku tidak ingin meramalmu,

Aku hanya ingin bertanya

Siapa pemilik rindu mu sekarang?

Siapa yang giat kamu ucapkan selamat pagi?

Siapa yang kamu sebut nama nya di dalam semogamu?

Siapapun dia..

Tolong beritahu kepadanya

Ketahuilah sesekali aku ingin menjadi dirinya

Untuk mendapatkan segala apapun yang berasal darimu

Sudah itu saja….


By: RisaNopian

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rasa Tidak Percaya Diri